<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3000">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SEDENTARY BEHAVIOR TERHADAP OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Bahasa</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Obesitas merupakan suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan lemak tubuh secara&#13;
berlebih. Obesitas memiliki hubungan yang bermakna terhadap usia harapan hidup seseorang. Individu yang&#13;
sudah mengalami obesitas sejak masa kanak-kanaknya mempunyai risiko yang lebih besar terkena penyakitpenyakit&#13;
metabolik di masa yang akan mendatang. Implikasi dan konsekuensi yang ditimbulkan obesitas&#13;
pada masa anak-anak saat ini dianggap masa krusial yang menentukan derajat kesehatan di tahap usia&#13;
selanjutnya. Obesitas anak diprediksi berhubungan dengan kebiasaan yang tidak aktif yang mengarah pada&#13;
perilaku kurang gerak (sedentary behavior). Aktivitas fisik memberi peran penting dalam pengeluaran energi&#13;
karena 20-50% energi dikeluarkan dengan aktivitas fisik. Kurang aktivitas fisik menyebabkan kelebihan&#13;
energi akan disimpan dalam bentuk jaringan lemak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh&#13;
sedentary behavior terhadap obesitas pada anak sekolah. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan&#13;
literatur (literature review) yang mencoba menggali bagaimana pengaruh sedentary behavior terhadap&#13;
obesitas pada anak sekolah. Sumber untuk melakukan tinjauan literatur ini meliputi studi pencarian sistematis&#13;
database terkomputerisasi (Pubmed, Google Scholar) dalam bentuk jurnal penelitian berjumlah 21 jurnal.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh sedentary behavior terhadap obesitas bila dilihat dari nilai p&#13;
= 0,0005 dengan metode yang digunakan. Pearson koefisien korelasi. Chi-square digunakan untuk melihat&#13;
hubungan antara perbedaan lama waktu screen based activity (SBA) anak dalam kelompok gemuk dan tidak&#13;
gemuk. Kesimpulan dalam penanganan obesitas pada anak sekolah dengan melakukan intervensi peningkatan&#13;
aktifitas fisik dan menjalani perilaku makan yang sehat dapat mengurangi prevalensi obesitas pada anak&#13;
sekolah.&#13;
Kata kunci: Perilaku kurang gerak, Obesitas, Anak sekolah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>jurnal kebidanan</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="1199" url="" path="/4c98b5bceb18fac98022e10a197e07cc.pdf" mimetype="application/pdf">PENGARUH SEDENTARY BEHAVIOR TERHADAP OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3000</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-21 10:07:56</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-21 10:07:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>